
Memuat halaman…
Hukum kekaisaran mengharuskan Klacie menikah agar dapat mewarisi kekayaan keluarganya. Namun, Merren, keponakannya yang gemar ikut campur, terus merusak peluang tersebut. Setelah Klacie akhirnya menemukan cinta dan menikah, kecemburuan mendorong Merren memutar kembali waktu demi merebut suami sang bibi. Klacie tidak tinggal diam. Bertekad melepaskan diri dari kendali keponakannya, ia membalas dengan mengincar suami Merren. Perseteruan bibi dan keponakan itu pun berkembang menjadi cinta segi empat yang sengit, ketika keduanya berusaha menguasai cinta, takdir, dan pada akhirnya satu sama lain.
Chapter 35 · 60 halaman - Sudah dibaca
Chapter 34 · 73 halaman - Sudah dibaca
Chapter 33 · 120 halaman - Sudah dibaca
Chapter 32 · 73 halaman - Sudah dibaca
Chapter 31 · 61 halaman - Sudah dibaca
Chapter 30 · 57 halaman - Sudah dibaca
Chapter 29 · 62 halaman - Sudah dibaca
Chapter 28 · 56 halaman - Sudah dibaca
Chapter 27 · 58 halaman - Sudah dibaca
Chapter 26 · 59 halaman - Sudah dibaca
Chapter 25 · 67 halaman - Sudah dibaca
Chapter 24 · 57 halaman - Sudah dibaca
Chapter 23 · 55 halaman - Sudah dibaca
Chapter 22 · 55 halaman - Sudah dibaca
Chapter 21 · 57 halaman - Sudah dibaca
Chapter 20 · 55 halaman - Sudah dibaca
Chapter 19 · 57 halaman - Sudah dibaca
Chapter 18 · 50 halaman - Sudah dibaca
Chapter 17 · 53 halaman - Sudah dibaca
Chapter 16 · 56 halaman - Sudah dibaca
Chapter 15 · 58 halaman - Sudah dibaca
Chapter 14 · 53 halaman - Sudah dibaca
Chapter 13 · 50 halaman - Sudah dibaca
Chapter 12 · 50 halaman - Sudah dibaca
Chapter 11 · 54 halaman - Sudah dibaca
Chapter 10 · 62 halaman - Sudah dibaca
Chapter 9 · 63 halaman - Sudah dibaca
Chapter 8 · 73 halaman - Sudah dibaca
Chapter 7 · 60 halaman - Sudah dibaca
Chapter 6 · 69 halaman - Sudah dibaca
Chapter 5 · 61 halaman - Sudah dibaca
Chapter 4 · 52 halaman - Sudah dibaca
Chapter 3 · 78 halaman - Sudah dibaca
Chapter 2 · 67 halaman - Sudah dibaca
Chapter 1 · 72 halaman - Sudah dibaca
Komentar
✦Aturan berkomentar
Jaga diskusi tetap aman dan nyaman
Memeriksa sesi akun…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Menampilkan halaman komentar 1 dari 1.