
Memuat halaman…
Setelah kedua orang tuanya dibunuh oleh kaisar, Seohae akan dibawa menghadap sang penguasa. Ia pun bertekad menggigit lidahnya sendiri dan mati di atas ranjang emas yang dianggapnya kotor. Namun, tepat ketika Seohae memasuki kamar kaisar, kabar penyerbuan kaum barbar ke ibu kota tersebar. Para penyerbu yang digambarkan menyerupai binatang datang untuk melahap negeri tersebut. Kekuasaan kaisar kemudian berganti dan sebuah era baru dimulai. Di tengah perubahan itu, Seohae berhadapan dengan pria yang dijuluki makhluk buas oleh semua orang. Meski tidak pernah mendengar tentang dewa berambut merah, ia memandang pria tersebut sebagai dewa itu.
Chapter 22 · 25 halaman - Sudah dibaca
Chapter 21 · 24 halaman - Sudah dibaca
Chapter 20 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 19 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 18 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 17 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 16 · 50 halaman - Sudah dibaca
Chapter 15 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 14 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 13 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 12 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 11 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 10 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 9 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 8 · 58 halaman - Sudah dibaca
Chapter 7 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 6 · 31 halaman - Sudah dibaca
Chapter 5 · 27 halaman - Sudah dibaca
Chapter 4 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 3 · 30 halaman - Sudah dibaca
Chapter 2 · 25 halaman - Sudah dibaca
Chapter 1 · 31 halaman - Sudah dibaca
Komentar
✦Aturan berkomentar
Jaga diskusi tetap aman dan nyaman
Memeriksa sesi akun…
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Menampilkan halaman komentar 1 dari 1.